Gunungkidul – Keluarga besar Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidil menyelenggarakan acara Syawalan Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kerja di lingkungan ASN, Kamis, (26/3/2026). Acara yang penuh kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh Bupati, para pejabat struktural, fungsional, serta purna tugas dinas terkait.
Dalam rangkaian acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Rismiyadi memimpin pembacaan Ikrar Syawalan, Seluruh hadirin menyatakan komitmen mereka untuk menjaga lingkungan kerja yang harmonis, saling menghargai, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi produktif. Ikrar ini bertujuan untuk membangun tim yang solid dan bertanggung jawab guna mewujudkan visi “Tani Makmur dan UMKM Berdaya”.
*Peran Strategis Pertanian dan Ketahanan Pangan*
Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subeki Kuntariningsih menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia menekankan bahwa kebersamaan dan kekompakan internal menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan masa depan, mulai dari perubahan iklim hingga kedaulatan pangan.

“Momentum syawalan bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan ruang batin untuk memaafkan dan mempererat silaturahmi demi menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bupati.
*Perlindungan Sosial dan Jaminan bagi Petani*
Hal yang menjadi sorotan utama dalam arahan Bupati adalah pentingnya perlindungan bagi para petani dan peternak. Selain memberikan bantuan alat pertanian, pupuk, dan bibit, pemerintah mendorong para petani untuk menjadi peserta mandiri BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati mengungkapkan bahwa dengan premi hanya Rp16.800 per bulan, petani mendapatkan jaminan keselamatan kerja hingga jaminan kematian.
Bupati berharap gaya hidup berasuransi ini dapat mulai diterapkan oleh para petani dan peternak untuk memberikan rasa aman selama bekerja di lapangan. Acara ditutup dengan harapan agar semangat baru dan energi baru yang terbangun dari syawalan ini dapat membawa keberkahan dan kemajuan bagi Kabupaten.

