Bupati Gunungkidul Tinjau Gotong Royong Warga Tepus: Wujud Nyata Pancasila dan Pembangunan Berbasis Dusun

Gunungkidul — Bupati Gunungkiidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menghadiri kegiatan gotong royong massal yang melibatkan warga di wilayah Kapanewon Tepus, tepatnya di Dusun Walangan, Rabu, (22/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur desa sekaligus melestarikan nilai-nilai kebersamaan masyarakat dalam membangun wilayahnya.

Dalam laporan yang disampaikan, Panewu Tepus, Irwan Triwibowo mengatakan kegiatan gotong royong kali ini mencakup lima kalurahan di wilayah Tepus dengan fokus pada berbagai proyek fisik. Di antaranya adalah pembuatan saluran drainase atau talud untuk mengatasi permasalahan banjir di area pemukiman agar air dapat dialirkan kembali ke luweng.

Selain itu, warga juga melakukan pengerjaan infrastruktur untuk menanggulangi longsor di beberapa titik rawan,

“Di Kalurahan Purwodadi, warga secara swadaya melakukan cor blok jalan untuk membuka akses bagi warga Padukuhan Duwet. Akses ini sangat krusial karena sebelumnya warga harus memutar jauh untuk menuju lokasi kerja mereka di lapangan Pantesium.” papar Irwan.

Bupati Gunungkidul menegaskan bahwa semangat gotong royong adalah wujud nyata dari implementasi nilai-nilai Pancasila, mulai dari ketuhanan hingga keadilan sosial. Bupati menyampaikan bahwa anggaran untuk kegiatan ini dialokasikan secara khusus dari pemerintah daerah karena keterbatasan anggaran di tingkat kalurahan pada tahun ini.

“Jika pemerintah memberikan bantuan berupa material seperti semen, batu, dan besi, maka masyarakat berkontribusi melalui tenaga, pikiran, dan waktu,” ujar Bupati menekankan pentingnya kolaborasi.

Bupati juga berharap dengan terlibat langsung dalam pembangunan, warga akan memiliki rasa handarbeni (rasa memiliki) sehingga lebih peduli dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun bersama.

Dukungan Sektor Pariwisata untuk Pembangunan Desa
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga membagikan kabar baik mengenai peningkatan pendapatan sektor pariwisata di Gunungkidul.

Hingga April tahun ini, pendapatan pariwisata dilaporkan melonjak signifikan mencapai Rp18,9 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp7,8 miliar.

“Hasil dari pendapatan pariwisata inilah yang kemudian dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur di dusun-dusun.” kata Bupati.

Kegiatan gotong royong ini juga mendapatkan dukungan penuh dari jajaran Forkopimda, termasuk TNI dan Polri, guna memastikan keamanan dan kelancaran program pembangunan di tingkat akar rumput.

“Harapannya, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga masyarakat di wilayah Kapanewon Tepus.” pungkasnya.

Leave Your Comment