Kabupaten Gunungkidul Sambut 35 Peserta Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) LAN RI Makassar

Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul resmi menerima kunjungan 35 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Makassar pada Rabu, 20 Mei 2026 di Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari. Kegiatan Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) ini bertujuan untuk melakukan studi lapangan terkait transformasi tata kelola daerah dan penguatan resiliensi masyarakat pesisir.

Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI Makassar, Dr. Muhammad Aswad, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari kewajiban peserta untuk mendalami tema “Pengembangan Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Transformasi Tata Kelola Daerah Mewujudkan Resiliensi dan Daya Saing Masyarakat Pesisir”. Muhammad Aswad mengatakan, terdapat dua dinas yang menjadi lokus utama dalam visitasi ini, yakni Dinas Pariwisata dengan Fokus pada transformasi tata kelola pariwisata bahari berbasis kearifan lokal dan ekonomi biru serta Dinas Kelautan dan Perikanan berfokus pada penguatan kapasitas SDM unggul dan kolaborasi lintas sektor.

“Peserta diharapkan dapat menangkap praktik terbaik (best practices) di Gunungkidul untuk kemudian disusun menjadi sebuah rekomendasi kebijakan (policy paper) berskala nasional yang akan disampaikan kepada kementerian terkait.” ujar Muhammad Aswad.

Rombongan ini terdiri dari 35 peserta (30 laki-laki dan 5 perempuan) yang berasal dari berbagai instansi di Indonesia, khususnya kawasan Timur. Peserta mencakup perwakilan dari Kejaksaan Agung RI serta berbagai pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, seperti Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga berbagai wilayah di Papua (Papua Selatan, Papua Barat, Papua Tengah).

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyambut hangat rombongan di Bumi Handayani. Bupati memaparkan fakta geografis bahwa Gunungkidul mencakup 46,68% luas wilayah DIY dan memiliki 70% dari total panjang pantai di DIY (sekitar 113 km dengan total 120 pantai). Selain wisata bahari, Gunungkidul juga dikenal dengan kawasan Geopark Gunung Sewu yang dilindungi UNESCO dan inovasi pertanian melalui “Lumbung Mataraman”.

Dalam laporannya, Bupati juga menyoroti keberhasilan reformasi di bidang pariwisata. Di bawah kepemimpinan Dinas Pariwisata yang baru sejak awal 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata meningkat lebih dari Rp15 miliar hanya dalam waktu lima bulan, hampir mencapai target tahunan.

“Pentingnya kepemimpinan yang berani melakukan aksi nyata atau gospel of action, Kita semua berharap para peserta tidak hanya berteori, tetapi mampu menggerakkan semangat kolektif untuk transformasi daerah.” Kata Bupati Endah.

Bupati juga berharap, kunjungan ini dapat memberikan masukan konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Gunungkidul, sekaligus membekali para pemimpin masa depan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang adaptif.

Leave Your Comment

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.