Hadiri Pengajian Fatayat NU, Bupati Sunaryanta Berpesan untuk Kuatkan Ediologi Pancasila Di Tengah Perkembangan Global

Gunungkidul – Pengajian rutin Jamaah Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) PAC Panggang dilaksanakan di Mushola Al-Iklash Tungu Girimulyo Panggang, Minggu (2/10) dan di hadiri Bupati Sunaryanta.

Kegiatan pengajian yang di dominasi kaum perempuan ini sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad 1444 H dan menyongsong hari santri 22 oktober tahun 2022.

[PIC2]

Bupati Sunaryanta atas nama pemerintah mengapresiasi kegiatan pengajian rutin sebagai bentuk penguatan iman juga pemersatu bangsa
Peringatan Maulid Nabi Muhammad esensinya adalah mengajarkan kebaikan dan meneladani Rasulluah.
Di depan jamaah muslimat mengatakan bahwa kehidupan sangat dipengatuhi oleh keluaraga maupun peran seperti pendidikan formal, “3 hal yang sangat berpengaruh adalah keluarga, lingkungan dan pendidikan” kata Sunaryanta.
Lebih lanjut dijelaskan jika semua ini dapat berjalan dengan baik maka juga akan menghasilkan pribadi yang baik.
“Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bangsa Indonesia ini adalah milik kita semua. Setiap warga negara memiliki hak dan tanggung jawab terhadapt bangsa, dengan cara cara merawat bangsa ini adalah dengan memupuk kebersamaan, guyup rukun, melaksanakan kegiatan positif seperti pengajian”. Bupati juga berpesan dan mengingatkam untuk tetap menguatkan ideologi pancasila ditengah perkembangan zaman dan teknologi yang terus berkembang dan pengaruh-pengaruh dari luar.

Pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad dan hari santri ini di hadiri dari jamaah muslimat fatayat Nu se-Kapanewon Panggang serta pengajian yang disampaikan oleh ustad Bardan Usman.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Panewu Panggang Siti Suharyanti, ketua PAC Fatayat NU Panggang, Pengurus Fatayat NU Gunungkidul, Kapolsek Panggang, Danramil Panggang.