Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 Digelar Berbeda, Sport Tourism Pantai Sepanjang Jadi Panggung Lahirnya Atlet Berprestasi

Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul resmi membuka gelaran Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Tahun 2026 yang berlangsung pada 7-9 Agustus 2026. Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, edisi kali ini mengusung konsep sport tourism dengan memanfaatkan kawasan jalan hasil penataan Pantai Sepanjang sebagai arena drag race sepatu roda 100 meter untuk kelas Standar dan Speed.

Ajang bergengsi tingkat nasional ini diikuti oleh 459 atlet dari 45 klub yang tersebar di 7 provinsi, meliputi Sulawesi Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Bahkan, peserta terjauh tercatat datang langsung dari Makassar untuk bersaing di bumi Handayani.

Ketua Panitia, Erfanto linangkung, menjelaskan bahwa penerapan konsep baru ini bertujuan untuk memperluas jangkauan promosi potensi daerah melalui kegiatan olahraga prestasi. Berbeda dari dua pelaksanaan sebelumnya yang berpusat di Lintasan Sepatu Roda Area Parkir Pasar Sapi Siyonoharjo (Logandeng), penyelenggaraan tahun ini sengaja memadukan dua lokasi sekaligus.

Pemanfaatan jalur Pantai Sepanjang untuk nomor sprint 100 meter dirancang guna memberikan pengalaman bertanding yang baru bagi para atlet sekaligus mendukung percepatan pengembangan sektor pariwisata daerah.

“Tujuan kami menyelenggarakan kegiatan di Pantai Sepanjang ini untuk memajukan dan memperkenalkan lebih jauh destinasi wisata di Gunungkidul dengan tema sport tourism. Semoga dengan agenda yang kali pertama dibuat di dua tempat ini, antusiasme peserta ke depan semakin banyak,” ujar linangkung.

Sensasi berlomba di kawasan pesisir pantai ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah satunya Ata, atlet dari klub Star Indonesia, yang mengaku baru pertama kali merasakan atmosfer pertandingan dengan latar pemandangan laut selatan.

“Kesan saya datang ke event lomba ini, apalagi saya pertama kali lomba di pantai, ya pengalaman baru. Semoga event-nya lancar. Panitia dan persiapannya sudah oke, semoga tahun depan lebih ramai lagi,” ungkap Ata.

Penyelenggaraan tahun ini juga mencatatkan peningkatan partisipasi yang signifikan. Jika pada pelaksanaan sebelumnya diikuti sekitar 300 atlet, tahun ini jumlah peserta melonjak hingga 459 atlet. Adapun kategori yang dipertandingkan mencakup kelas Speed dan Standar, dengan pembagian kelompok usia yang berjenjang mulai dari Kategori A (usia 5–7 tahun) hingga kategori Senior/Junsen (usia 19 tahun ke atas).

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, menyampaikan bahwa kejuaraan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gunungkidul.

“Kegiatan ini kita harapkan bisa mengembangkan sport tourism terkait dengan pengembangan destinasi wisata di Gunungkidul yang dikolaborasikan dengan atraksi keolahragaan. Tentu harapan kita bersama, ini bisa menghadirkan wisatawan dan mengenalkan Gunungkidul ke tingkat nasional,” jelas Hary.

Sementara itu, dalam sambutan yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati, Supriyanto, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Dalam pesannya, Bupati turut mengutip pesan Presiden pertama RI, Soekarno:

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

Bupati menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar sarana memperebutkan gelar juara, melainkan wadah pembinaan bibit atlet potensial sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata, UMKM, dan perhotelan dengan mengusung semangat The Vibe of Paradise.

Leave Your Comment

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.