Gunungkidul– Direktur Manager YeSS (youth enterpreneurship and employment support service) Kementerian Pertanian RI Ineke Kusumawati dan delegasi dari Provinsi anggota YeSS laksanakan kunjungi studi tiru ke Gunungkidul yang diterima langsung Wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom.,M.Si di Gedung aula TTP Langgeran, Patuk, Kamis (24/3).
Kunjungan ini merupakan bagian program tahunan yang di laksanakan ke Gunungkidul untuk pengembangan sektor pertanian berbasis pemberdayaan masyarakat.
Dengan kunjungan kerja ini di harapkan dapat di peroleh informasi yang dapat di aplikasikan di daerah masing-masing. Terang ineke.
Wakil Bupati mengucapkan terimakasih dan apresiasi dengan kunjungan ini.
Menyampaikan wilayah Kabupaten Gunungkidul dengan luasan hampir separuh luas DIY, potensi sektor pertanian menjadi bagian prioritas pembangunan, di dukung potensi obyek wisata utamanya pantai, gua, susur sungai religi dan wisata sejarah menjadi daya tarik tersendiri.
Hal lain di sektor pertanian Gunungkidul juga menjadi pendukung ketersediaan pangan di DIY dan menjadi lumbung pangan, selain sektor pertanian sebagai gudang ternak sapi dan kambing karena populasi yang sangat besar.
Wilayah Langgeran dengan kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat mampu bersaing di tataran internasional dengan di tetapkannya langgeran sebagai obyek wisata kelas dunia[PIC2]
harapannya dengan kunjungan ini dapat memberikan manfaat di kedua belah pihak.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Rismiyadi mengatakan pembangunan pertanian Gunungkidul adalah pertanian ketahanan pangan dengan berbasis kearifan lokal, melihat kebutuhan pangan adalah yang utama.
Saat ini sektor pertanian di butuhkan regenerasi petani yang mendesak untuk di lakukan, dengan program YeSS menjadi program yang baik, gayung bersambut.

