Mitigasi Stunting, Pemerintah Rehabilitasi Rumah Layak Huni bagi Keluarga Pak Sakiman

Gunungkidul – Pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul bergerak cepat merespons laporan warga terkait kondisi hunian tidak layak yang berpotensi memicu masalah kesehatan bagi generasi mendatang. Melalui koordinasi lintas instansi, pemerintah memastikan akan segera melakukan rehabilitasi rumah milik Pak Sakiman, warga Dusun Tanjung 2, RT 13, Kalurahan Bleberan Kapanewon Playen, Rabu (29/7/2026).

Langkah ini diambil setelah adanya laporan yang masuk melalui aplikasi kanal Lapor Bupati. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran pemerintah yang dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul bersama Kepala Dinas Sosial, Baznas, Panewu, serta Lurah setempat melakukan peninjauan lapangan guna membuktikan kondisi rumah keluarga tersebut.

“Berdasarkan hasil pengecekan data, Pak Sakiman merupakan keluarga yang masuk dalam kategori Desil 1. Kondisi rumahnya saat ini dinilai belum memenuhi kriteria rumah sehat karena masih beralaskan tanah, kondisi dinding yang memprihatinkan, serta fasilitas sanitasi dan dapur yang masih berada di luar ruangan.” ungkap Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih seusai meninjau kondisi rumah Sakiman.

Kondisi lingkungan yang tidak sehat ini menjadi perhatian serius pemerintah karena Pak Sakiman memiliki tiga anak yang masih kecil, termasuk seorang bayi berusia 2 bulan. Pemerintah menilai keluarga ini sangat rentan terhadap risiko stunting jika tidak segera dilakukan intervensi pada faktor hunian dan sanitasi.

“Kita mitigasi dan antisipasi sebelum terjadi stunting yang lebih membahayakan. Langkah pertama yang kita lakukan adalah membangun dan memberikan tempat yang sehat serta layak untuk keluarga Pak Sakiman,” ujar Bupati Endah.

Hal ini sejalan dengan target nasional menuju Indonesia Emas 2045, di mana bonus demografi harus didukung oleh generasi yang sehat dan bebas stunting yang sering kali disebabkan oleh faktor ekonomi, kesehatan, dan pola hidup.

Program rehabilitasi rumah ini merupakan hasil kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Gunungkidul, yang menghimpun dana zakat dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum untuk membantu problem sosial di masyarakat. Melalui dana gotong royong ini, persoalan yang tidak mampu ditangani secara pribadi dapat diselesaikan secara bersama-sama oleh pemerintah dan lembaga terkait.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif melaporkan jika menemukan warga lain yang membutuhkan perhatian serupa, baik melalui aplikasi SP4N Lapor, kanal Lapor Bupati, maupun melapor langsung ke pemerintah kelurahan setempat. Diharapkan dengan hunian yang lebih sehat, keluarga Pak Sakiman dapat meningkatkan taraf ekonomi dan mengantarkan putra-putrinya menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan mampu meneruskan cita-cita bangsa.

Leave Your Comment

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.