Sinergi TNI dan Warga Tambakromo Bangun Jembatan Beton, Mudahkan Akses Puluhan Petani

Gunungkidul – Semangat gotong royong terpancar di Desa Tambakromo, Kapanewon Ponjong saat jajaran TNI bersama warga masyarakat bahu-membahu membangun infrastruktur jembatan yang krusial bagi perekonomian lokal. Jembatan yang menghubungkan lokasi pertanian dengan jalur lintas dusun ini merupakan realisasi dari permohonan warga yang kini tengah dalam proses pengerjaan intensif.

Hingga saat ini, pembangunan yang telah berjalan selama lebih dari dua minggu tersebut menunjukkan progres yang positif, yakni mencapai hampir 40 persen. Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan karena akan menjadi urat nadi bagi lebih dari 50 Kepala Keluarga (KK), yang mayoritas berprofesi sebagai petani, untuk mempermudah aktivitas pertanian dan mobilitas antar-dusun.

Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan menyampaikan, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari program bantuan langsung Presiden Republik Indonesia yang ditujukan untuk wilayah-wilayah terisolir, “Dalam pelaksanaannya, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) bertindak langsung sebagai komandan satgas, yang memerintahkan jajaran TNI untuk turun ke bawah guna menyerap aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat terkait pembangunan infrastruktur yang urgen.” kata Dandim 0730/Gunungkidul.

“Kami berterima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Pak Dandim, yang telah merealisasi permohonan warga Tambak Romo,” ujar Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih yang meninjau langsung ke lokasi, Senin, (10/8/2026) yang didampingi oleh Panewu dan Pak Lurah. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses ini. “Kami sampaikan kepada Pak Lurah agar hal ini ditindaklanjuti dengan gotong royong bersama. Warga masyarakat, terutama para petani penerima manfaat, akan dikoordinasikan untuk terlibat langsung dalam pengerjaan”.

Dari sisi teknis, penentuan jenis jembatan apakah berupa jembatan beton, jembatan perintis/gantung, jembatan Bailey, atau Aramco dilakukan melalui pengecekan langsung oleh tim konstruksi dari pusat. Untuk lokasi di Tambakromo ini, pembangunan difokuskan pada jembatan beton guna memastikan ketahanan dan kelayakan akses bagi warga.

Selain di Tambakromo, program serupa juga tengah berjalan di beberapa titik lain, termasuk proyek Jembatan Garuda di Nglebak yang beberapa lokasinya telah selesai dikerjakan. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai target yang ditentukan, sekaligus menjadi kado dalam memperingati hari ulang tahun kebangsaan Indonesia.

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul juga menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan partisipasi aktif masyarakat. Melalui gotong royong ini, diharapkan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas dan meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.

Leave Your Comment

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.