[PIC1]
[PIC1]Penilaian Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berprestasi tingkat DIY dilakukan pertama kali di Kabupaten Gunungkidul, kali ini diwakili Bunda PAUD Kecamatan Ponjong yang dipelopori Suparsilah, S.Pd menjadi duta Gunungkidul di tingkat DIY.
[PIC1]Keterbatasan anggaran menjadi kendala pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Gunungkidul. Hal tersebut disampaikan Bupati Gunungkidul Hj Badingah, SSos, disela kegiatan Sosialisasi SPM Dikdas kepada pemangku kepentingan di Bangsal Sewokoprojo
[PIC5]Menyadari pentingnya Reformasi Birokrasi, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan acara Pembaharuan Penandatanganan Pakta Integritas untuk 46 Kepala Perangkat Daerah dan Pengukuhan Agen Perubahan sejumlah 48 ASN.
[PIC1]Bupati menyampaikan bahwa Safari Kebhinekaan ini dilaksanakan untuk membangkitkan semangat kebhinekaan di masyarakat dan semua unsur ormas keagamaan supaya bersatu untuk menjaga iklim yang kondusif, aman dan nyaman, saling toleransi, dan menghargai sesama umat.
[PIC1]Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul giat melakukan upaya penyebarluasan informasi kebijakan pembangunan, sekaligus menyerap informasi dan aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Temu Wicara Bupati Gunungkidul, yang untuk putaran kedua diselenggarakan di pendopo Kecamatan Girisubo, Selasa (29/08),
[PIC4]Yang kedua kalinya sampai dengan bulan Agustus tahun 2017 Kabupaten Gunungkidul dijadikan ajang Dialog Nasional bersama menteri. Kamis, (24/08) dilaksanakan Dialog Nasional bersama Menteri Sosial Republik Indonesia Dra. Khofifah Indar Parawansa di halaman Pondok Pesantren Al Mutadhoh Siyono, Kecamatan Playen yang akan disiarkan stasiun TVRI, dengan tema “Sukses Indonesiaku“.
[PIC1]Masyarakat rawan air bersih di Desa Ngleri, Kecamatan Playen, saat ini telah memiliki sarana dan prasarana air bersih melalui pengadaan bantuan sumur bor dari Badan Geologi, Kementerian ESDM.
[PIC1]Warga masyarakat Padukuhan Kedungpoh Lor, Senin, (21/08), meluapkan kegembiraan dan rasa syukur dengan menggelar pagelaran wayang kulit dalam rangka peresmian Balai Padukuhan, dengan dalang Ki Marno Pego dari Nglipar. Kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala kemudahan yang diberikan dalam pembangunan balai dusun tersebut.
[PIC1]Setelah dinobatkan sebagai Desa Budaya, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen, menampilkan seluruh potensi yang dimilik dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, yang dikemas dengan acara “Pekan Budaya, Pembangunan, dan Olahraga”.