Gunungkidul – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) dalam sebuah acara yang dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, (16/5/2026). Langkah ini menandai babak baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan melalui instrumen keadilan yang ditargetkan menjangkau seluruh pelosok desa di Indonesia.
Dalam laporannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa peresmian ini bukanlah sekadar seremonial pembangunan fisik, melainkan peresmian instrumen keadilan ekonomi. Inisiatif ini merupakan pengejawantahan dari Pasal 33 UUD 1945, di mana negara hadir untuk memastikan rakyat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat pembangunan.

Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa gagasan besar ini murni berasal dari Presiden Prabowo Subianto,
“Ini adalah koreksi besar agar ekonomi rakyat benar-benar tumbuh dari bawah,” ujarnya sembari menekankan peran vital TNI, khususnya para Babinsa, yang telah mengawal proses pembangunan KDMP di lapangan.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyebutkan bahwa peresmian ini adalah tonggak bersejarah yang jarang ditemukan di negara lain. Presiden mengapresiasi kecepatan tim dalam merealisasikan konsep KDMP menjadi wujud nyata dalam waktu kurang dari satu tahun. Pembangunan fisik yang dimulai sekitar November tahun lalu berhasil mencapai tahap operasional hanya dalam waktu tujuh bulan.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah daerah. Sebagai contoh, di Kabupaten Gunungkidul, telah terdapat delapan koperasi yang siap beroperasi dari total 20 unit yang direncanakan.

“Setiap unit telah dilengkapi dengan armada transportasi seperti sepeda motor dan truk, serta gerai yang nantinya akan menyediakan sembako, obat-obatan, dan alat pertanian bagi masyarakat desa.” hal tersebut disampaikan oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih ditemui seusai mengikuti peresmian KDMP serentak secara daring di KDMP Siraman, oleh Presiden RI.
Ia mengungkapkan, kepala daerah diinstruksikan untuk mensukseskan program strategis nasional ini di wilayah masing-masing melalui koordinasi erat dengan Forkopimda.
“Masyarakat yang bergabung menjadi anggota koperasi akan mendapatkan keuntungan berupa harga yang lebih murah dan akses ke fasilitas kredit bunga rendah untuk produktivitas desa.” pungkas Bupati Endah.