Bupati Gunungkidul Harapkan PHRI Berikan Dampak Positif Bagi Gunungkidul

Gunungkidul – Bupati Gunungkidul, Sunaryanta membuka Rapat Kerja Cabang ( Rakercab ) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul. Rakercab dilaksanakan di Rumah Makan Bu Tiwi, Semanu, Senin (14/3/2022).

Ketua BPC PHRI Gunungkidul Sunyoto dalam sambutanya mengatakan, Rakercab digelar dengan semangat guyup bersama untuk menghasilkan kebijakan yang akan dijalankan setahun kedepan.[PIC1]

Menurut Sunyoto saat ini mempunyai 94 anggota aktif. Dari jumlah tersebut sebagian pengusaha mengelola usaha mereka dipantau dan dipusat kota Wonosari.

“Pengelola hotel sebanyak 40 persen. Restoran 46 persen dan lain-lain 14 persen. Untuk hotel kurang lebih 37 berada diwilayah pantai, dan 14 persen di pusat kota Wonosari,” kata Sunyoto.

Pihaknya juga berharap dukungan dari Pemkab Gunungkidul baik dalam komunikasi maupun kolaborasi event serta kebijakan yang berpihak pada PHRI. Hasil Rakercab ini akan dijadikan bahan pada Rakerda PHRI yang akan di laksanakan November mendatang.

“Rakernas PHRI juga akan digelar di Gunungkidul pada Tahun 2023 mendatang. Mohon dukungan pak bupati,” terang Sunyoto.

Sementara Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, pandemi menjadi tantangan berat bagi pengelola hotel dan restauran di Gunungkidul. Bupati berharap dengan dibukanya 27 destinasi wisata saat ini memberikan dampak baik pagi PHRI.[PIC2]

“Saya juga berpesan kepada anggota PHRI untuk tertib membayar pajak. Berdasarkan pemantauan saat ini tingkat kesadaran masih sangat minim,” papar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut bupati juga berharap hasil Rakercab dapat memberikan dampak positif bagi Kabupaten Gunungkidul.