Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar acara pembekalan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Purna Tugas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa pensiun pada periode Juni dan Juli 2026, Rabu (13/5/2026).
Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Handayani, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul ini dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bersama jajaran kepala perangkat daerah dan pimpinan cabang Bank BPD DIY.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul, Iskandar, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada periode ini terdapat total 77 PNS yang memasuki masa purna tugas. Rincian komposisi pensiunan tersebut meliputi 10 orang dari jabatan struktural (Eselon 3 dan 4/Administrator dan Pengawas).
“Dan 50 orang dari jabatan fungsional tertentu, yang mayoritas berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.” papar Iskandar.
Serta 12 orang dari jabatan fungsional umum atau pelaksana.Iskandar menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan peralihan peran dari abdi negara menjadi abdi masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.Sebagai bentuk komitmen layanan, BKPPD telah mempermudah proses administrasi dengan menyediakan layanan unduh SK secara otomatis melalui aplikasi MYASN.
“Selain itu, pemerintah daerah bekerja sama dengan Bank BPD DIY untuk memastikan kelancaran pembayaran hak-hak pensiun, sehingga para purna tugas mendapatkan kepastian pendapatan tepat pada waktunya.” kata Iskandar.
Penyerahan Simbolis dan Apresiasi Bupati
Acara dilanjutkan dengan penyerahan SK pensiun secara simbolis oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih kepada perwakilan penerima, yaitu Muhammad Farid Duni Haryanto (struktural), Dr. Andes Andar Jumailan (fungsional tertentu), dan Ratna Sumintar Nengse (pelaksana).
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya atas dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab luar biasa yang telah diberikan para PNS selama puluhan tahun.
“Rekam jejak Bapak dan Ibu sangat nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pengabdian yang tulus tidak perlu banyak kata, ia akan dikenang melalui dampak yang ditinggalkan,” ujar Bupati mengibaratkan pengabdian tersebut seperti harum bunga mawar.
Bupati Endah memberikan beberapa pesan penting bagi para purna tugas dalam menghadapi fase hidup baru dengan menjaga Kesehatan karena kesehatan merupakan aset utama yang paling mahal harganya agar tetap bisa produktif di masa tua.
“Dan pengelolaan Keuangan yang Bijak dengan mengelola dana pensiun dengan cerdas dan hati-hati.” pesan Bupati.

Selain itu Bupati juga berpesan kepada para purna pegawai untuk tetap aktif dan bermanfaat, Pensiunan diharapkan tidak berhenti beraktivitas. Bupati mendorong mereka untuk menjadi pelopor dan teladan di lingkungan sosial, baik dalam kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, maupun organisasi seperti PKK.
“Dan kesiapan mental dengan menghadapi perubahan rutinitas harian dengan rasa syukur dan ikhlas.” pungkas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya meninggalkan warisan (legacy) yang baik di instansi masing-masing serta terus berkontribusi bagi visi “Gunungkidul Baru” yang adil, makmur, dan berkeadapan. Ia bahkan membuka ruang konsultasi bagi para purna tugas yang masih memiliki semangat untuk mengabdi lebih luas, misalnya dengan terjun ke pemerintahan desa sebagai lurah.
Acara pembekalan ini diharapkan dapat membantu masa transisi para PNS agar dapat dijalani dengan kesiapan yang matang, baik secara mental, sosial, maupun finansial.