[PIC1]
Gunungkidul – Bupati Gunungkidul H.Sunaryanta secara resmi melaunching dua lokasi destinasi wisata di Kapanewon Tanjungsari, Senin (31/1). Dua lokasi wisata tersebut yaitu taman Mencugan dan Greenhouse Lelakisintal.
Ketua forkom Desa wisata Agung Nugroho,S.Sos menyampaikan bahwa program roadshow desa wisata ini memiliki tujuan yang sangat luas yaitu sebagai upaya untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dalam pengembangan potensi yang ada dan sektor pariwisata.
Dengan adanya desa desa wisata ini diharapkan akan mendapatkan sesuatu dari desa wisata untuk kesejahteraan masyarakat.
Dari 144 desa di kabupaten Gunungkidul sudah ada 32 desa wisata dimana 18 diantaranya desa wisata tersebut telah memiliki SK Bupati sehingga harapanya di tahun selanjutnya keseluruhan desa wisata tersebut akan ber SK.
Program roadshow desa wisata (Deswista) ini forkom akan mengunjungi seluruh desa wisata dan akan mendapati company profile dari masing masing desa serta menjembatani keluh kesah para pelaku wisata sehingga baik di wilayah pesisir maupun sektor utara akan merata di kunjungi wisatawan.
Selain itu juga akan menggandeng dan bersinergi bersama BUMDes sehingga dari kolaborasi itu terjalin satu upaya alokasi pemanfaatan anggaran dana desa yang dapat memacu untuk berkembangnya desa wisata mewujudkan masyarakat sejahtera.
Sementara keberadaan Greenhouse Lelakisintal merupakan sebuah upaya masyatakat mewujudkan kesejahteraan dengan usaha dan pemberdayaan masyarakat dengan usaha budidaya perikanan darat. Lelakisintal merupakan budidaya lele lahan kering dengan sistem terpal. kegiatan usaha budidaya masyarakat yang juga tidak lain untuk meningkatkan pendapatan sehingga masyarakat sejahtera.
Kegiatan usaha ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak salah satunya peran perbankan BRI.
Yudho Utomo Kanca BRI Wonosari menyambut baik upaya cepat masyarakat seperti kegiatan roadshow dan launching Lelakisintal.
Dalam hal ini dengan program BRI terus berkolaborasi dengan dukungan permodalan, sehingga dapat membantu meningkatkan usaha sehingga bisnis pariwisata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam perkembanganya BRI terus mendukung permodalan dan digitalisasi sehingga akses masyarakat dapat lebih terjangkau dan kemudahan dengam platform digital, QRIS BRI.
Bupati sangat mengapresiasi dilaksanakan program launching grenhouse dan roadshow desa wisata.
“kegiatan kegiatan seperti ini menjadi penting terus di wujudkan dan di kembangkan dalam mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi” katanya
Lebih jauh Bupati menyampaikan bahwa dengan melihat potensi yang ada di Gunungkidul, tentu harus ada embrio inovasi dan kreasi masyarakat. Saat ini pemda sedang menjajaki kerjasama dengan Mustika Ratu, dalam pemenuhan khususnya komoditas bahan baku herbal dari Gunungkidul. Hal ini menjadi kesempatan bagus bagi wilayah dengan potensi pengembangan bahan baku untuk menyuplai kebutuhan bahan bakunya.
“Harapanya dengan upaya pemerintah daerah ada sinergi dari seluruh pihak dengan mengembangkan potensi-potensi khususnya di sektor pariwisata juga harus di imbangi dengan branding dan di ekspose sehingga potensi besar dapat diakses masyarakat luar” tambah Bupati [PIC2]
Launching dan pembuka roadshow desa wisata ditandai penyerahan bendera forkom desa wisata dan peresmian greenhouse lelakisintal dengan penandatanganan prasasti, dalam kesempatan tersebut juga mengunjungi bazar produk UMKM dengan mencicipi makanan khas besengek, makana tradisional yang terbuat dari manding.
Saat mengunjungi lokasi budidaya lele sistem terpal, di lokasi tersebut juga dikembangkan pembibitan ikan koi dengan harga ratusan ribu hinga jutaan, bahkan ketika melihat kediaman yang masih memanfaatkan tungku menarik perhatian bupati, untuk di manfatkam dalam destinasi wisata kuliner.
Hadir dalam kegiatan tersebut Buoati H. Sunaryanta, Kepala Dinas Pariwisata Arif Aldian, Kepala Dinas Kebudayaan Agus Mantara, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Krisna Berlian ,Panewu, Lurah, Kanca BRI, Drektur BDG.

