[PIC1]
Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta secara simbolis melakukan panen Perdana jagung bersama Gapoktan Tirto Makmur, bulak salam, Giritirto, Purwosari, Rabu (2/21).
Program peningkatan optimasi lahan Seluas 25 hektar dengan sistem sabuk gunung, dimana di lereng kereng bukit tersebut di tanami jagung.
Produktifitas jagung di lahan 25 hektar dengan sistem sabuk gunung dengan benih bantuan pemerintah sebanyak 260 kg, serta bantuan alat mesin pasca panen, puouk jenis NPK sebanyak 2500 kg dan pertisida mampu menghasilkan hasil.produksi yang cukup baik.
Panen perdana jagung di wilayah ini diperoleh hasil panen mencapai 55 juta lebih per hektar, di hitung dari hasil ubinan 13,6 kilogram , dan jika di konvesri didapat 12,3 jagung pipil kering. Dengan harga pasar saat ini RP.4.500 rupiah.
Dalam arahannya Bupati H.Sunaryanta menyampaikan bahwa potensi pertanian khusunya di Purwosari dengan mengkluster tanaman jagung mampu berproduksi dengan hasil yang memuaskan lebih baik dibandingkan dengan daerah lain di Gunungkidul.
“Hal ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Harapan saya pengembangan produktifitas pertanian tidak hanya jagung namun berkembang pada komoditas lainnya jagung di sesuaikan dengan musim tanam” terang Bupati
Lebih jauh Bupati H. Sunaryanta menyampaikan bahwa sektor pertanian di harapkam kedepan mampu berproduksi secara berkelanjutan dengan MT 1 jagung, MT 2 dengan pengembangan multikultural berupa bawang merah, dan Cabai rawit tumpang sisip ubikayu.
Hadir dalam panen jagung ini Bupati H.Sunaryanta, Kepala Dinas Pertanian DIY, Panitiradya DIY, Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul Rismiyadi, anggota DPRD Gunungkidul, Forkopimpan.

