[PIC1]Didasari kondisi pandemi tidak dapat ditentukan dengan pasti jenazah atau kematian akibat Covid-19. Dibutuhkan langkah-langkah tata laksana secara spesifik untuk mencegah penyebaran kepada tenaga medis maupun tenaga pemulasaraan jenazah serta keluarga dan masyarakat pada umumnya.
[PIC3]Bupati Gunungkidul bersama Ketua Kugus Tugas Penanganan Covid-19 dan forkopimda melakukan koordinasi upaya penanganan bagi positif covid 19 dengan menyiapkan ruang isolasi di RSUD Saptosari.
[PIC2]Mengantisipasi datangnya warga masyarakat dari daerah lain yang akan pulang ke kampung halamanya. Pemerintah telah berupaya mengantisipasi dengan menempatkan 7 pos pantauan. Pos ini akan melakukan pengawasan ketat dan melakukan screening bagi kendaraan khususnya plat luar daerah yang akan melintas ke kabupaten Gunungkidul.
[PIC2]Antisipasi penyebaran covid-19, dan memutus mata rantai di Gunungkidul, Pemkab dan polres serta TNI memberlakukan screning bagi pendatang luar daerah di wilayah perbatasan mulai Jumat 24/04. Dengan menempatkan posko di tujuh tempat.
[PIC3]Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dr. Immawan Wahyudi, MH di dampingi Asisten I Drs. Sigit Purwanto, menyerahkan bantuan APD di 3 Kecamatan
[PIC1]Sebagai upaya penetrasi harga kebutuhan pokok menjelang ramadhan khususnya komoditas gula pasir, Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul bersama Bulog menyelenggarakan pasar murah bagi masyarakat di halaman parkir Setda Gunungkidul.
[PIC2]Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos Kukuhkan Asosiasi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) “Tirta Dhaksinarga melalui video Konfrens.
[PIC2]Bupati Hj. Badingah bersama Wakil bupati, Sekretaris Daersah dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah gelar Jumpa Pers bersama sejumlah wartawan di kediaman Rumah Dinas, Jalan Kesatrian.
[PIC3]Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Selasa Malam (2104). Bertempat di Rumah Dinas Bupati bersama forkopimda dan para tokoh agama menggelar doa bersama untuk keselamatan umat di Gunungkidul Dan Bangsa Indonesia. Doa bersama yang di dibatasi hanya 26 orang dan tetap melaksanakan phisikal distancing tersebut juga di ikuti oleh seluruh Kepala Dinas dan Kepala Desa se-Gunungkidul melalui Video Konfrens.
[PIC2]Pasar sebagai salah satu tempat utama dalam perputaran roda perekonomian masyarakat merupakan salah satu yang tidak di hentikan kegiatanya oleh Pemerintah Daerah, namun di masa tanggap darurat covid -19, pemerintah terus memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya sosial distancing, perilaku hidup sehat dengan mencuci tangan dan mengenakan masker. Pemerintah Daerah bersama DPRD dan CSR BPD DIY cabang Wonosari melalui program CSR membagikan masker bagi para pedagang maupun pengunjung pasar.