Gunungkidul – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gunungkidul menggelar rapat koordinasi bersama Bupati dan di hadiri seluruh pengurus harian, yang di laksanakam di Ruang Rapat Dhaksinarga, Setda, Rabu (24/11).
Rakor ini lebih membahas tentang laporan kinerja FKUB dan mendengarkan petunjuk arahan Bupati dengan aakan berakhirnya masa jabatan pengurus pada tahun 2021, tepatnya pada tangal 25 November 2021.
Kepala Bakesbangpol Johan Eko Sudarto, S.Sos,MH menyampaikan bahwa eksistensi FKUB sangat berperan dalam menjaga kerukunan umat di Gunungkidul
” Bagaimana FKUB memiliki peran penting dengan modal sosial dan menjaga kerukunan Umat” kata Johan.
[PIC1]
Iskanto, S.Ag juga menyampaikan bahwa pada tahun 2011 forum ini di kukuhkan dengan mengemban tugas mengatasi permasalahan di Gunungkidul. Sehingga mis komunikasi yang pernah terjadi di wilayah Gunungkidul dapat di atasi walaupun, ada satu dua permasalahan dengan proses cukup lama tetapi dapat terselesaikan. Dengan upaya dan kinerja FKUB ini pada akhirnya pada tahun 2019 mendapatkan prestasi dengan kinerja terbaik, dan DIY di nobatkan menjadi daerah yang aman dan harmoni.
“Sehingga dengan prestasi ini mampu mematahkan asumsi masyarakat luar akan ketidakharmonisan di DIY, Justru banyak dari daerah luar DIY yang belajar dan melakukan studi banding ke Gunungkidul” kata Iskanto
Lebih jauh Iskanto menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan dalam rangka mencapai kerukunan umat sejauh ini FKUB selalu melakukan dialog kerukunan umat beragama di tingkat Kabupaten, meluas di tingkat Kapanewon dan tingkat Kalurahan, serta melaksanakan deklarasi kerukunan yang mungkin kegiatan ini di Indonensia hanya satu-satunya dilakukan di Gunungkidul.
“Kedepan peran FKUB dapat semakin baik dalam rangka menjaga kerukunan umat dan mampu berkolaborasi dalam kepengurusan” tambah Iskanto
Bupati H.Sunaryanta dalam arahan singkatnya mengucapkan terimakasih dengan adanya peran besar FKUB dalam rangka mengawal persatuan dan kerukunan umat beragama di Gunungkidul. Tentu hal ini tidak lepas dari sinergitas seluruh pihak.
Disisi lain Bupati berharap dengan peran FKUB kedepan akan lebih baik dalam kinerjanya dan keterlibatan pengurus wanita dapat terisi sebagai bagian kesetaraan gender.
“Dengan pengalaman yang sudah ada ini, perlu juga di tingkatkan, bila perlu untuk menambah wawasan dilakukan studi banding ke daerah lain, tentu saya akan memberikan dukungan akses” kata Sunaryanta.
Bupati juga berharap dengan studi banding ke wilayah lain di daerah yang pernah terjadi konflik dapat menjadi tambahan wawasan seperti kunjungan ke tolikara maupun menghadirkan orang orang yang pernah terlibat atau pelaku langsung dalam gangguan keamanan negara. Bagi pengurus di periode sebelumnyapun tentu juga masih di butuhkam sumbangsihnya. Pungkas Sunaryanta.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan buku laporan kinerja FKUB dari Ketua FKUB Iskanto kepada Bupati H.Sunaryanta dan penyerahan cinderamata.
Hadir dalam rakor tersebut Bupati H.Sunaryanta, Ketua FKUB H.Iskanto, S.Ag, Kepala Kementerian Agama Gunungkidul Saban Nuroni, MA, Kepala Bakesbangpol Johan Eko Sudarto, S.Sos,MH, seluruh pengurus FKUB dan pejabat Pemkab Gunungkidul
| [PIC2] |

