| [PIC1] |
Gunungkidul – Pergantian tahun 2021 -2022 di Kabupaten Gunungkidul sesuai surat edaran bupati melarang segala bentuk kegiatan merayakam pergantian tahun , menutup semua lapangan di pergantian tahun. Melarang pawai dan arak arakan dan kegiatan seni maupun kegiatan lain yang bersifat kerumunan.
Untuk mengetahui mobilitas warga masyarakat tersebut jajaran pemerintah melalui koordinator Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Gunungkidul melaksanakan monitoring di seluruh wilayah gunungkidul melibatkan seluruh jajaran pejabat dan forkopimda,yang terbagi menjadi dua tim yang di pimpin langsung tim pertama bersama bupati dan tim ke dua bersama wakil bupati. Jumat (31/12) malam
Rute monitoring ini meliputi Wonosari, Kapanewon Semanu, Kapanewon Ponjong,Kapanewon Rongkop, Kapanewon Gurisubo, kapanewon Purwosari, kapanewon pangggang dan kapanewon Purwosari. Dalam monitoring ini semua wilayah terpantau kondiai kondusif tidak di temukam kegiatan masyarakat yang bersifat berkerumum maupun kegiatan melaksanakan pergantian tahun.
Keterlibatan TNI Polri dan satuan tugas pengamanan baik dari Kabupaten dan kapanewon nampak bersiaga di titik titik kerawanan dan pos Pengamanan hampir si seluruh wilayah gunungkidul, baik di wilayah perbatasan pusat kota kapanewon, pesisir pantai dan hotel restoran.
Bupati bersama jajaran Forkopimda dalam melaksanakan monitoring di beberapa lokasi wilayah selatan ini melakukam inspeksi di kapanewon Rongkop.
Inspeksi juga dilakukan bupati di pos pam pantai Sadranan dan Kapanewon Saptosari serta kapanewon Purwosari di Queen of the South.
Panewu Rongkop Agung Danarto dalam laporanya mengatakan kondusifitas wilayahnya dapat terjaga dan berjalan dengan baik.
Peringatan natal juga dapat berjalan dengan baik.
Sebelumnya pada Jumat sore jajaran pemerintahan Kapanewon dan forkopimpan melaksanakan apel gabungan dan kesiap siagaan menjelang tahun baru. Terangnya
Pada malam tahun baru dari seluruh satuan tugas pengamanan di kapanewon yang beejumlah 20 orang, 17 hadir danntiga lainya ijin karena alasan kesehatan.
Sementara itu Panewu Saptosari Akirno, S.Sos, M.Si. menyampaikan kondisi wilayahnya masih tergolong kondisi aman
Namun ada beberapa titik meliputi wilayah tertentu menuju wisata, berupa akses jalan kepek menuju pantai ngrenehan yaang tinggal penyelesaian dan harapanya kedepan akan lebih baik.
Di pospam pantai sadranan diperoleh laporan meskipun banyak pengunjung wisatawa namun masih dapat di kondisikann.
Hal senada juga di sampaika. Panewu Purwosari Purwono bahwa wiayahnya tetap dalam kondiai aman
Bupati H.Sunaryanta berharap kondisi yang tetap kondusif ini dapat terus dipertahankan dan akan melihat 2 hari sampai 1 minggu kedepan semoga tidak terjadi ledakan kasus covid.
Hal ini dapat di cegah dengan sinergi komunikasi dan kerjasama seluruh pihak, terang bupati
Hal senada di sampaikan Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih yang mengapresiasi peran dan kolaboraai seluruh jajaran sehinga mampu mencitakan kondisi kenyamanan.
Sementara itu di rombongan lain yang di pimpin wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom., M.Si di dampingi Asisten, Wakil Ketua DPRD, Wakapolres, Kasdim 0730/GK dan pejabat lainya juga melakukan monitoring di wilayah
Playen, Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin, Karangmojo.
Monitoring bersama Bupati ini di hadiri Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih, SE., Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayuda Ferdiansyah, SIK, MT, Komandan Kodim 0730/GK Letkol. Kav. Anton Wahyudo., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Indra Saragih, SH, Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Nurindra, SH., Sekretaris Daerah Ir. Drajad Ruswandono, MT., Kepala Bakesbangpol Johan Eko Sudaryo, S.Sos,MH, Karinkes, Kamdispar dan pejabat pemkab Gunungkidul.
| [PIC2] |

