[PIC1]
Gunungkidul – Konsultasi Publik tentang Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul tahun 2023 dilaksanakan di Joglo Jogo Segoro, Rabu (12/01)
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Heri Susanto S.Kom, M.Si , Ketua DPRD Gunungkidul, Sekertaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan DIY dan semua Kepala OPD Kabupaten Gunungkidul.
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Gunungkidul menyampaikan arahan terkait sinergitas antara Pemerintah dan Dewan untuk mencapai tujuan organisasi dalam rangka pembangunan daerah. Selain itu, Heri Susanto juga menyampaikan terkait indikator-indikator yang harus dicapai bersama terutama tentang bagaimana mengurangi angka kemiskinan yang saat ini naik menjadi 17,69% dan mengurangi angka stunting di Gunungkidul yang saat ini juga mengalami kenaikan sebesar 17,76%.
“Ini menjadi bagian dari sinergitas kita, antara pemerintah dengan dewan terkait Undang-Undang No 23 Pasal 27 untuk mencapai tujuan organisasi, ada beberapa PR yang harus kita selesaikan antara lain terkait angka kemiskinan di Gunungkidul, kemudian ada stunting yang juga harus kita turunkan dan membutuhkan penanganan secara khusus. Ini penting saya sampaikan bahwasanya stunting dengan kurun waktu 1000 hari , harus betul-betul kita intervensi secara cepat sekaligus cepat karna pasca 3 tahun ini sudah terlambat, ,maka by name by adressnya bapak ibu harus lebih fokus ,siapa nanti dinas kesehatan yang bertanggungjawab pemenuhan gizi , dinas sosial dan dinas terkait” terangnya
Lebih jauh Wakil Bupati menyampaikan apresiasi karena meskipun angka kemiskinan mengalami kenaikan di masa pandemi tetapi hanya sekitar 0, sekian persen. Maka dari itu program-program yang ada harus leboh terarah sehingga angka kemiskinan bisa diturunkan.
“Kami berharap bapak ibu skalian yang menjadi garda terdepan pembangunan gunungkidul ini masing-masing gugus satunya adalah peta data, termasuk terkait pagu indikatif masing-masing kapanewon. Kami beharap ada pemetaan data dalam rangka pembangunan infrastruktur sehingga tahun ini mampu menyelesaikan berapa tahun besok berapa tahun selanjutnya berapa insyaAllah periode ini 3 tahun bisa efektif sehingga pembangunan bisa merata” tambahnya
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DI Yogyakarta, Beny Suharsono menyampaikan harapan untuk Gunungkidul antara lain bahwa arahan pembangunan wilayah selatan jawa (pariwisata) harus dijadikan produk unggulan sehingga dapat meningkatkan pada penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.
“sinergi pusat,DIY, dan Kabupaten Gunungkidul terutama terkait dengan prioritas pembangunan harus dapat dimanfaatkan dan didayagunakan di Kabupaten Gunungkidul” terangnya
| [PIC2] |

