| [PIC1] |
Gunungkidul – Kunjungan kerja menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI I Gusti Ayu Bintang Darmayanti, SE., M.Si ke Gunungkidul di terima langsung Bupati H.Sunaryanta, Senin (20/12).
Kunjungan kerja ini dalam rangka sosialisasi disiplin positif guru cerdas bagi pendidik/tenaga kependidikan/pengelola pondok pesantren di wilayah Yogyakarta di laksanakan di gedung Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT) Jl. Kyai Legi, Sumbermulyo, Kepek, Kec. Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul dilanjutkan mengunjungi pondok pesantren
Ansharullah pimpinan Ahmad Fauzan. Kunjungan kerja ini selain sebagai bentuk monitoring juga untuk melihat secara langsung kondisi pondok pesantren yang sebenarnya.
Dalam sambutanya Bupati H.Sunaryanta mengatakan bahwa hadirnya Menteri dalam sosialisasi ini mudah mudahan dapat memberikan pencerahan kepada pimpinan ponpes. Selain itu sosialisasi yang di hadiri 40 pimpinan ponpes dan diikuti virtual dari 5 kabupaten kota ini juga menyampaikan potensi kabupaten Gunungkidul, di sektor pariwisata maupun sektor pertanian maupun industri.
Sementara itu dalam arahanya menteri menyampaikan bahwa pentingnya perlindungan anak terhadap kekerasan agar tidak terjadi di lembaga pendidikan dan asrama berbasis agama sehingga dapat menciptakam dan memberikan kenyamanan.
“Anak anak tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama dalam pemenuhan hak dan perlindungan, terimakasih juga kepada Ketua TP PKK Gunungkidul Hj.Diah Sunaryanta yang hadir, peran dengan 10 program PKK yang sangat membantu” terang I Gusti Ayu Bintang
Lebih jauh I Gusti Ayu Bintang menambahkan bahwa dalam pengawasan lembaga pendidikan Kementerian PPPA tak segan mencabut ijin yang melakukan kekerasan anak.
“Sosialisasi diperuntukan bagi pimpinan pondok, pengasuh mendidik maupun pengelola lembaga pendidikan berasrama berbasis agama,memastikan tempat pendidikan berasrama berbasis agama yang aman sehinggabebas dari kekerasan pendidikan berasrama” tambahnya
Kunjungan ini dilanjutkan dengan mengunjungi pondok pesantren yang berjarak 150 meter dari gedung PLHUT. Di lokasi ini menteri dan Bupati yang di dampingi pejabat kementerian dan Ketua TP KK Gunungkidul disambut 190 santriwan santriwati dengam lantunan lagu bencana donggala dan melakukam dialog dengan para santri. Seperti yang disampaikan satriwan Nur baidun dan santriwati Umu kalsum yang meminta dukungan dan pecerahan agar santri lebih maju dan memiliki kesempatan berkarya. Pada kesempatan ini pun menteri Gusti Ayu Bintang dan Bupati H.Sunaryanta juga memberikan bingkisan kepada santri.
Ahmad Fausan pengasuh pondok Ansharullah ini di dirikan sejak tahun 1989 sampai saat ini serta santriwan santriwati 90 % merupakan santri korban bencana donggala Palu Sulawesi.
[PIC1]

