Gunungkidul – Selesai di bangunnya masjid Al- Muhajirin panti Asuhan Ikadi Darus Shahabah Bundelan Tancep Ngawen diresmikan Bupati H. Sunaryanta, Sabtu(26/2). Masjid sebagai sarana ibadah pada panti Asuhan Ikadi Darus Shahabah kini menjadi lebih representatif. Dalam kegiatan ini sekaligus Bupati melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung rumah Tahfidz yang masih berada di satu komplek panti tersebut.[PIC1]
dr.Novi selaku penanggungjawab panti asuhan menyampaikan bangunan Masjid senilai 400 juta lebih ini telah selesai, selanjutkan akan diteruskan pembangunan rumah tahfidz. “Mohon doa restu semoga di berikan kelancaran”.
Peresmian masjid di tandai dengan pengguntingan pita, yang sebelumnya juga simbolis peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung panti asuhan.[PIC3]
Dengan berdirinya masjid ini Bupati H.Sunaryanta berharap dapat memberikan dampak pada meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menjadi sarana dalam mengasah ilmu agama, serta peningkatan moralitas dan mentalitas.
Pentingnya penguatan pendidikan karakter di berikan sejak masa anak-anak. Selain itu di harapkan peran masyarakat terus mendukung program-program pemerintah dan penguatan mentalitas di awali dari lingkungan keluarga, sebagai upaya mencegah rusaknya mental dan moral. jika pembangunan karakter mental moral dan spiritual keagamaan kuat maka negara juga akan kuat sehingga kesejahteraan akan dapat dirasakan.
Hadir dalam acara persemaian masjid tersebut Bupati H. Sunaryanta, Panewu Ngawen Sugito, SH,MH., dr.Novi penanggung jawab panti asuhan

