Gunungkidul – Yayasan Peduli Hutan Indonesia (YPHI) menyelenggarakan Deklarasi Peduli Hutan Nusaku di Wunung, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (22/02).
Penyelenggaraan ini merupakan penyelenggaraan gerakan tanam jadi nusantara (Gertamnusa) pertama atau pembuka yang akan dilanjutkan ke beberapa daerah lain di Indonesia. Ketum YPHI Dr. Transtoto Hada menyampaikan bahwa YPHI ingin merubah pola pikir, pendapat dan perlakuan kita bahwa hutan merupakan objek tempat memperoleh penghasilan atau keuntungan. Hutan Indonesia sudah mengalami kerusakan sekitar 70 juta hektar mengalami kerusakan dan sudah harus direhabilitasi dan saatnya kita memperbaiki dengan memulyakan hutan tanpa kecurangan.[PIC2]
Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, M.Si, yang hadir mewakili Bupati H.Sunaryanta, menyampaikan terimakasih karena memilih Gunungkidul sebagai lokasi penanaman perdana kegiatan Gertamnusa. Gunungkidul juga mempunyai komunitas Resan yang mempunyai kegiatan menanam pohon.[PIC1]
Dalam kegiatan ini dilakukan pembacaan dan penandatanganan deklarasi peduli hutan serta penanaman pohon secara simbolis oleh ketua Umum YPHI, Wamen serta Wakil Bupati.
Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro Wamen Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wakil Gubernur, Wakil Bupati, Ketum YPHI dan Anggota.

