Program Vaksinasi Untuk Anak Umur 6-11 Tahun Diresmikan Bupati

Gunungkidul – Sabtu tangal 18 Desember menjadi tanda awal dilaksanakanya program vaksinasi bagi anak sekolah usia 6 hingga 11 tahun. Hal ini di tandai dengan pemukulan gong oleh Bupati H. Sunaryanta di Gedung SD Al-Mujahidin Gadungsari Wonosari.

Vaksinasi bagi siswa sekolah usai 6 hinga 11 tahun berdasar pada keluarnya keputusan Menkes HK 0107/6688 tahun 2021 tentang pelaksanaan vaksin covid -19 bagi anak usia 6 sampai 11 tahun.

Dari keputusan ini dilaksanakan di 115 Kabupaten/Kota se Indonesia dengan kriteria daerah dengan capaian total vaksinasi untuk dosis pertama telah mencapai 70% dan capaian 60 % vaksinasi bagi lansia. [PIC1]

Kepala Dinas kesehatan dr. Dewi Irawati M.Kes mengatakan bahwa untuk pelaksanaan di DIY pada 5 Kabupaten kota dilaksanakan serentak di hari ini. Adapun di Kabupaten Gunungkidul di pusatkan di SD Muhamadiyah Mujahidin dengan sasaran 1.112 anak terdiri dari siswa SD Al-Mujadhidin, siswa SD piyaman III dan MI Darul Quran. Untuk keselurahan anak sekolah usia 6 hingga 11 tahun di Gunungkidul mencapai 47.142 anak, terangnya

” ini menjadi tugas dari perintah Kabupaten untuk meyelesaikanya, untuk ketersediaan Vaksin sampai saat ini masih aman dan di suplai dukungan dari Dinkes DIY dan dsri Kementerian kesehatan”, kata Dewi Irawati

Setelah kick off ini pelaksanaan vaksinasi akan di lanjutkan di masing puskesmas yang berkolaborasi dengan stage holder di wilayah masing-massing melalui dikpora.

Adapun jenis vaksin yang  digunakan adalah sinovac dan telah dinyatakan aman bagi anak-anak.

Lebih lanjut dr. Dewi menjelaskan bahwa Imunisasi dikalangan anak sekolah sebenarnya sudah biasa dilakukan.

“saat ini juga masih dilaksanakan bias (bulan imunisasi anak sekolah) sehinga untuk pelaksanaan vaksin covid-19 nanti akan di sesuaikan jadwalnya, paling tidak ada jarak 2 minggu dengan vaksin covid” tegasnya.

Bupati H.Sunaryanta secara singkat mengapresiasi seluruh pihak dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6 sampi 11 tahun ini

“mudah – mudahan dengan vaksin akan mengurangi resistensi inveksi berat yang terjadi pada anak-anak sehingga tingkat penularan akan semakin teratasi dan semakin habis meskipun para ahli mengatakan untuk hilangnya virus ini membutuhkan waktu cukup lama. Setidaknya akan menguraai resistensi inveksi pada anak anak sehingga Tidak semakin berat” ungkap Bupati

Kegiatan vaksin yang juga mendapatkan dukungan dari BIN DIY dan komunitas loroblonyo. Pelaksanaan vaksin Di dukung tenaga medis Puskesmas wonosari 2 dan bantuan dsri SMK kesehatan.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sunaryanta, Wakil ketua DPRD Heri Nugroho, SS, Kapolres, Dandim, Kajari, plt.Kepala Dikpora Drs Ali Ridlo, Kepala dinas kesehatan dr.Dewi Irawati. [PIC2]