Serahkan Bibit Kedelai, Bupati Optimis Panen Akan Semakin Baik

Gunungkidul – Pariwisata, Investasi dan ekonomi kerakyatan yang menjadi visi misi Bupati terus di akselerasi, di sektor ekonomi kerakyatan bidang pertanian pangan pun tak luput menjadi program prioritas, Kabupaten Gunungkidul dengan luas lahan pertanian yang cukup besar dan dengan sistem persawahan, tadah hujan maupun ladang tegalan menjadi pendukung pangan di DIY.

Di Masa tanam ke dua atau MT II Produktifitas pertanian terus di dorong dengan memberikan bantuan benih kedelai di beberapa kapanewon.
Salah satu kapanewon yang mendapatkan bantuan tersebut adalah Kapanewon Nglipar yang diserahkan langsung oleh Bupati H.Sunaryanta kepada perwakilan kelompok tani, bertempat di kantor BPP yang berlokasi di Kalurahan Kedungkeris, Nglipar, Rabu (16/2).
Bantuan berupa benih kedelai varietas Grobogan dan pupuk cair non subsidi senilai 1 juta lebih ini di harapkan dapat memberikan manfaat kepada petani dalam produksinya.

Disampaikan Bupati H.Sunaryanta terkait kebutuhan pupuk, pemda telah berupaya dalam pemenuhan kebutuhan petani dalam pemenuhan pupuk. “prosentasenya telah mencapai 97 persen dan telah di penuhi, sehingga jangan khawatir” kata Bupati di depan para hadirin.
Dalam pemenuhan pupuk ini strategi pemerintah daerah dengan mendahulukan pendistribusian sehingga petani tidak menemui kendala dalam memperoleh pupuk, dan pemupupukan pun tidak terlambat.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Rismiyadi SP, M.Si dengan bantuan benih kedelai ini harapannya segera di tanam di MT II dan persiapan untuk MK atau musim tanam di musim kemarau.

Bantuan benih yang di usulkan pemerintah seluas 2.300 hektar setelah di verifikasi pemerintah provinsi mendapatkan alokasi bantuan benih yang terealisasi 2.067 hektar. Jumlah bantuan benih kedelai sebagai pengembangan pertanian ini sebanyak 107 ton, yang di hitung 50 kilo perhektar dan NPK non subsidi 50 kilo per 1 hektar, pupuk cair 3 liter, pestisida 3 liter perhektar.
Dengan bantuan tersebut setara dengan nilai Rp. 1.610.000,-
sementara untuk yang belum terakomodir akan di lakukan usulan sehingga mendapatkan bantuan tambahan, tambah Rismiyadi.

Total bantuan benih kedelai yang di terima pemerintah Kabupaten Gunungkidul ini mencapai Rp 3.327.000.000

[PIC1]

Dengan benih kedelai jenis ini produksinya mampu mencapai 1,1 ton lebih perhektar, meskipun masih di bawah hasil produksi Kabupaten Grobogan yang mampu berproduksi 3 ton perhektar. Namun di Kabupaten Gunungkidul diuntungkan dengan lahan yang cukup luas hal itu juga berpengaruh pada hasil produksi, sehingga Gunungkidul juga menjadi penyumbang komoditas kedelai di DIY, Terang Rismiyadi.

Sementara itu koordinator BPP Nglipar Bejo, SP menyampaikan di Kapanewon Nglipar ini terdapat 7 kelompok tani dengan luasan lahan binaan mencapai 420 hektar lebih.
Sementara di wilayah kapanewon Nglipar lahan pertanian meliputi lahan pertanian Sawah 280 Ha, tegalan 3050 Ha, pekarangan 150 H, tanah lahan hutan 1444 Ha.
Dengan Kelompok tani pertanian padi sebanyak 83 kelompok, kelompok tani bidang perkebunan sebanyak 3 kelompok,
Kelompok tani bidang hortikultura 4 kelompok, Kelompok tani ternak sebanyak 31 kelompok, kelompok wanita tani 34 kelompok, kelompok taruna tani sebanyak 5 kelompok dan P3A pengelola air sebanyak 9 kelompok.

Dengan potensi lahan untuk Kedelai seluas 100 hektar lebih dengan program pemerintah ini, DPP akan terus melakukan upaya pendampingan dan dukungan kepada pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut bupati melakukan dialog dengan beberapa perwakilan kelompok tani mengenai usulan dan kendala yang ada.
Dengan antusias warga mengusulkan tentang pemenuhan sumur pengairan, sarana jalan pertanian maupun kebutuhan alsintan dan sedimentasi penyediaan air baku pertanian yang mengakibatkan volume semakin berkurang, sehingga harus di lakukan pengerukan. Mendengar hal itu, bupati berharap dapat melakukan koordinasi dan komunikasi kepada lurah, panewu dan kepala Dinas terkait, sehingga permasalahan tersebut akan sedikit terurai dan akan berdampak pada hasil pertanian yang lebih baik.

Dengan kondisi yang masih dihadapi di masa pandemi ini bupati tidak lupa berpesan untuk selalu menjaga kesehatan.

Acara di lanjutkan dengan simbolis penyerahan bantuan benih kedelai subsidi pemerintah tahun 2022.

Hadir dalam acara penyerahan bantuan pemerintah benih kedelai tahun 2022 ini, Bupati H. Sunaryanta, Kepala Dinas Pertanian Pangan Rismiyadi,SP., M.Si, Panewu Nglipar Setyawan Indriyanto, SH, M.Si, koordinatir Bpp Nglipar Beji,SP.