[PIC4]Bersamaan dengan milad Baznas yang ke-16 tahun 2017 ini, Baznas menggelar acara di studio TVRI Yogyakarta yang dikemas dalam acara “ Plengkung Gading “, dengan tema ” Semangat Baru dan Kiprah 2017 “. Adapun narasumber pada program …
[PIC1]Adalah UPT Puskesmas Tepus II yang berlokasi di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus menjadi bangunan puskesmas yang termegah dan terluas di Kabupaten Gunungkidul. Untuk membangun bangunan Puskesmas Tepus II ini menelan dana empat milyar rupiah lebih yang berasal dari DAK dengan waktu pengerjaan selama 110 hari. Lebih lanjut Agus Prihastoro juga mengemukakan bahwa pada saat ini UPT Puskesmas Tepus II yang melayani Desa Tepus, Desa Purwodadi dan Desa Giripanggung ini keberadaan sangat penting mengingat berada pada jalur wisata di kawasan selatan Kabupaten Gunungkidul
[PIC1]Kesenjangan antara manusia yang satu dengan lainnya baik dalam perolehan rizqi, pemberian, dan perolehan mata pencaharian, adalah sesuatu yang nyata, sebagai sunatullah (hukum alam). Seperti halnya kemiskinan masih menjadi permasalahan terbesar di bagi semua bangsa di dunia terutama bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Gunungkidul. Dalam agama Islam telah dianjurkan kepada pemeluknya agar mencari rizqi sebanyak-banyaknya dengan cara yang halal. Karena dengan demikian, mereka yang kaya membantu kepada yang fakir dan miskin, baik dengan cara wajib seperti zakat, maupun cara sunnah seperti sadaqah dan infaq sehingga tidak akan terjadi ketimpangan ekonomi seperti yang terjadi pada saat ini.
[PIC5]Harapan Hj. Badingah, S.Sos Bupati Gunungkidul satu desa satu motif batik ini disampaikan dihadapan awak media seusai menutup acara pelatihan membatik yang digelar selama enam hari oleh Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta di Balai Desa Siraman, Kecamatan Wonosari. Senin (16/1/2017). Diungkapkan Bupati pelatihan membatik di Desa Siraman ini adalah membatik dengan motif batik Selo Siratu yang telah dilaunching beberapa waktu yang lalu.
[PIC4]Demikian salah satu hal yang disampaikan oleh Wakil Bupati Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi dihadapan ratusan warga masyarakat Dusun Munggur, Desa Sidorejo, Ponjong dan sekitarnya pada acara pengajian akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pengajian akbar yang digelas dengan tema ‘Munggur Bersatu’ ini menghadirkan group sholawat dari Demak Provinsi Jawa Tengah dengan pembicara Ustad Abdurohim pimpinan Ponpes Darul Huda Demak Jawa Tengah atau yang terkenal dengan sebutan Ki Joko Goro-goro.
[PIC2]Dinas Kebudayaan dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gunungkidul membuka lowongan pekerjaan sebagai Tenaga Harian Lepas (THL).
[PIC1]“Senyum Gunungkidul” demikian tema pada acara bakti sosial yang digelar oleh rombongan dokter bedah plastik dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Provinsi Jawa Barat di Gunungkidul, yang dilaksanakan pada hari Sabtu (14/1/2017) bertempat di RSUD Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta.
[PIC1]Sebanyak 55.365 warga masyarakat di wilayah Kabupaten Gunungkidul menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap keempat tahun 2016 dengan jumlah dana PKH yang diserahkan kepada masyarakat Gunungkidul mencapai Rp. 14.924.281.785,- Penyerahan bantuan PKH yang dilaksanakan pemerintah secara serentak melalui Kantor Pos yang ada diwilayah Gunungkidul ini diawali dengan acara launching oleh Bupati Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo Wonosari pada hari Senin (9/1/2017).
[PIC2]Dalam rangka mencegah tindak penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Gunungkidul diperlukan berbagai upaya terhadap masyarakat yang belum terkena untuk menumbuhkan kesadaran dan kebersamaan masyarakat menolak dan memerangi penyalah gunaan dan peredaran gelap narkoba di Gunungkidul. Maraknya peredaran narkoba di masyarakat saat ini membuat sejumlah pihak prihatin, dan ancaman narkoba sudah masuk ke berbagai elemen masyarakat. Narkoba tidak hanya beredar pada orang diusia dewasa, tetapi juga beredar di kalangan anak-anak. Hal tersebut harus diantisipasi agar generasi penerus bangsa bisa terselamatkan dari bahaya narkoba
[PIC2]Gunungkidul – Dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan, krisis kualitas generasi muda yang berkarakter positif memiliki etika moralitas maupun etos kerja yang kuat, sudah selayaknya pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama mampu menjadikan sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen menjadi wadah pembentukan pendidikan yang berkarakter serta budi pekerti yang luhur bagi generasi muda Gunungkidul khususnya.