[PIC2]Gunungkidul – Kabupaten Gunungkidul meraih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori Madya Tahun 2016, yang diserahkan oleh Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Yohana Yembise kepada Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos. Penyerahan Penghargaan ini dilakukan di Hotel Manggala Wana Bhakti pada Rabu malam (21/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, pukul 09.30 WIB, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) memberikan pengarahan dan memberikan upacan selamat dan terima kasih kepada kepala daerah yang menerima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapaya (APE) Tahun 2016 di Istana Wakil Presiden. JK berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan baik program-progam yang telah berjalan maupun inovasi-inovasi baru.
[PIC1]Gunungkidul – Pantai Baron merupakan salah satu obyek wisata pantai andalan Kabupaten Gunungkidul. Parangracuk yang berada disebelah barat pantai Baron, mempunyai potensi sumber daya Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti gelombang laut, matahari, angin dan biomasa yang cukup besar. Dengan adanya potensi sumber daya dan daya tarik wisata yang dimiliki, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menjadikan kawasan Baron Tecno Park tersebut sebagai model pengembangan Energi Baru Terbarukan dan sarana wisata edukasi.
[PIC1] Sebagai daerah yang wilayahnya sedang berkembang diperlukan sarana mobilitas yang memadai bagi masyarakat, sebagaimana Kabupaten Gunungkidul yang saat ini sedang berkembang sektor pariwisatanya perlu didukung dengan sarana dan prasarana transportasi bagi warga masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Gunungkidul. Dalam memberikan layanan tarnsportasi diperlukan pula tenaga atau awak angkutan yang mumpuni dibidang transportasi.
[PIC1]Bertempat di halaman Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul, Jalan Ki Demang Wonopawiro (Lingkar Utara) Piyaman Wonosari, jajaran aparatur sipil negara/karyawan-karyawati Dishubkominfo menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara pada hari Senin (19/12/2016) pukul 07.30 WIB. Bertindak selaku Pembina Upacara Pj. Sekretaris Dishubkominfo Markus Tri Munarja, komandan upacara Bayu Susilo Aji, Kasi Opsdal Bidang Transposrtasi serta pembaca ikrar Kasi Perencanaan Sekretariat Dishubkominfo Agus Wibawa.
[PIC4]Gunungkidul – Beberapa tahun terakhir popularitas Gunungkidul semakin meroket dihati wisatawan. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung dan memenuhi aneka obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul, bahkan dibeberapa obyek wisata, jumlah wisatawanpun harus dibatasi demi kenyamanan dan keamanan pengunjung. Kondisi tersebut menjadi sebuah kebanggaan sekaligus kebahagian bagi seluruh masyarakat. Hal ini yang terus direspon pemerintah daerah untuk menyuguhkan variasi dan inovasi wisata agar tidak monoton, sehingga pengunjung tetap tertarik untuk kembali berwisata dan menyebar luaskan informasi terbaru kondisi obyek wisata yang berada diwilayah Gunungkidul. Pemerintah Daerah sendiri terus mendorong masyarakat untuk menguak sekaligus memberdayakan potensi wilayahnya sehingga mampu menambah khasanah atraksi wisata yang menarik dan mampu memikat hati wisatawan. Program pendampingan, pelatihan, dan pembinaan juga telah dilaksanakan melalui Dinas terkait agar masyarakat semakin siap memainkan perannya dalam memajukan pariwisata.
[PIC1]Kepramukaan sebagai wadah pendidikan luar sekolah dan di luar keluarga, dilaksanakan dalam berbagai bentuk kegitan menarik dan menantang yang dilakukan dialam terbuka dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan. Gerakan pramuka bertujuan membangun karakter pemuda yang tangguh dan kuat, membangun rasa cinta terhadap bangsa, patriotisme, nasionalisme serta membangun budi pekerti dan ketaqwaan dan kerukunan. Gerakan pramuka sebuah organisasi yang mempunyai tugas pokok fungsi membina tunas-tunas bangsa menjadi sebuah wadah untuk mewujudkan Pramuka Penegak yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan sehingga dapat membangun bangsa.
[PIC1]Gunungkidul – Prestasi Nasional membanggakan ditorehkan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bertajuk Anugerah Dana Rakca Tahun 2016. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementrian Keuangan Republik Indonesia kepada 73 Kepala Daerah se-Indonesia yang berkinerja baik dalam pengelolaan keuangan, penyelenggaraan layanan dasar publik dan perekonomian daerah.
[PIC1]GUNUNGKIDUL – Kita ketahui bersama Gunungkidul memiliki wilayah yang sebagian besar berupa perbukitan dan dataran tinggi yang berbatu, khususnya wilayah yang berada didaerah zona pegunungan pada bagian selatan dan zona Batur Agung pada bagian utara. Kondisi wilayah yang demikian menyebabkan pad wilayah tersebut memiliki potensi sumber daya air permukaan yang cukup terbatas untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. Sehingga pada saat musim kemarau atau musimpenghujan sekalipun masyarakat yang tinggal diwilayah yang demikian pemenuhan kebutuhan air bersih masih menjadi permasalahan pelik yang belum teratasi.
[PIC4]Gunungkidul-Perjuangan Gunung Sewu Geopark agar menjadi bagian dari aset dan diakui secara internasional telah berjalan cukup lama, dan pada tanggal 19 September 2015 yang lalu, perjuangan tersebut telah berbuah dengan masuknya Gunung Sewu kedalam jaringan Taman Geologi Global (Global Geopark Network). Terbentang lintas kabupaten, dan bahkan lintas provinsi, Gunung Sewu Geopark yang kita perjuangkan ini merupakan aset tak ternilai yang menyimpan beragam potensi, yang jika diberdayakan dengan baik akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
[PIC6]Kemajuan teknologi informasi yang semakin maju di tengah-tengah masyarakat dewasa ini memberikan informasi dan kemudahan bagi masyarakat dalam aktifitas kehidupannnya tidak terkecuali dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan bagi ibu hamil dan balita. Sehingga untuk mendapatkan anak yang berkualitas diperlukan perhatian dan pendampingan selama kehamilan bagi ibu dan anak-anak pada masa balita.Memahami hal tersebut pemerintah melalui instansi terkait bersama stakeholder perlu menyikapi dengan program yang ditujukan untuk pembelajaran bagi para ibu hamil. Salah satunya melalui program SMS Bunda yang diharapkan bisa menjadi perangkat komunikasi antara bidan dan tenaga kesehatan dengan ibu hamil.